August 8, 2020
Berita Sejarah Dunia Tentang Perkembangan Backup Data

Berita Sejarah Dunia Tentang Perkembangan Backup Data

Restartcivilization. – Sudahkah Anda mencadangkan semua data di smartphone atau komputer Anda hari ini? Jika Anda tidak membuat cadangan sebelum pergi meninggalkan hal ini, maka akan kehilangan apa yang Anda miliki. Tentunya Anda tidak ingin kehilangan foto masa lalu atau dokumen penting yang terkait dengan pekerjaan. Ini hanyalah sebagai pengingat Anda, karena ada hari dimana kita dapat melakukannya secara serentak yaitu di World Backup Day.

Perayaan hari mencadangankan data (World Backup Day) internasional ini dibuat untuk mengingatkan orang akan pentingnya terus membuat cadangan dokumen penting. Dikatakan bahwa dengan munculnya Internet dalam kehidupan kita, frekuensi kehilangan data meningkat lebih tinggi saat ini. Setidaknya pada 2018, ada 350 organisasi yang mencatat kehilangan data mereka dan 33 persen hilang karena mereka tidak menggunakan sistem cadangan. Selain semua ini, sistem cadangan itu sendiri telah berkembang dengan cara yang jauh lebih baik dari tempo lalu dan tidak lagi seperti sebelumnya. Apakah Anda ingin tahu sejarah dunia tentang perkembangan backup data. Berikut ini kami telah menyiapkan infonya untuk Anda baca di sini.

Berita sejarah dunia tentang perkembangan backup data

Peradaban kuno membuat salinan cadangan dari dokumen mereka secara manual

Manual benar-benar dilakukan menggunakan tangan langsung tanpa sentuhan teknologi. Di masa lalu, dokumen disimpan dalam buku-buku, di mana tidak ada internet atau komputer untuk penyimpanan. Salinan dokumen dibuat sebagai bentuk perlindungan tingkat kedua. Caranya adalah menulis ulang atau menyalin isi dokumen, dan kemudian menyimpannya di perpustakaan atau gudang penyimpanan salinan tersebut.

Pekerjaan yang sulit, mengingat dokumen pada zaman kuno mudah rusak

Mencadangkan dan menyimpan dokumen lama tidak mudah. Media bekas sangat rentan terhadap kerusakan. Waktu dan sentuhan sudah cukup untuk memecahnya menjadi debu. Karena itu, buku yang benar perlu disimpan dan pada saat yang sama harus sangat teliti. Ini berlangsung hingga era modernitas saat itu yang mulai berkembang.

Backup data jauh lebih mudah ketika komputer pertama hadir

Itu pada tahun 1951 bahwa generasi pertama dari komputer digital muncul di dunia. Sistem ini menggunakan tabung vakum, yang memungkinkannya memutar drum magnetik untuk penyimpanan data dan program internal dan untuk kartu eksternal digunakan. Di sini, kartu berlubang dianggap sebagai perangkat untuk membuat cadangan data untuk pertama kalinya, karena salinan kartu berlubang dapat digunakan untuk memulihkan data jika terjadi kehilangan.

Terlalu lambat membuat cadangan data kemudian hadirlah inovasi baru

Kartu Punch telah digunakan selama lebih dari 200 tahun, tetapi teknologinya terlalu lambat, kapasitasnya kecil dan membutuhkan sejumlah besar proses dan kerja keras. Oleh karena itu, pada tahun 1960, kartu Punch diganti dengan pita magnetik, yang berfungsi lebih baik saat menyimpan data. Mulai dari ini, strategi cadangan data mulai ramai dipakai perusahaan baik kecil maupun besar, mengingat harga pita magnetik cukup murah pada waktu itu.

Pita magnetik akhirnya diganti oleh disk to disk dan hard drive

Bahkan, pada tahun 1956 sudah ada perusahaan yang mendesain hard drive untuk penyimpanan dan cadangan data lebih baik, tetapi harganya masih terlalu tinggi, ukurannya besar, dan penyimpanannya terlalu kecil bagi orang dan mereka tidak menggunakannya. Fungsi barunya benar-benar teraba pada tahun 1983. Hard drive yang diperkenalkan oleh IBM perlahan tapi pasti mengganti pita magnetik untuk komponen komputer standar.

Floopy disk media pertama untuk mentransfer data ke komputer lain

Beberapa orang tahu ini Floopy disk. Menariknya, Floopy disk ini diperkenalkan pada tahun 1969, yaitu pada puncak pengembangan hard drive. Floopy disk pertama dapat memuat data hingga ukuran 80KB, dan dirancang hingga 256KB pada tahun 1973 dengan kemungkinan penimpaan. Floppy disk adalah media revolusioner untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer lainnya pada saat itu. Sayangnya, itu tidak bertahan lama karena hard drive menjadi lebih populer.

CD akhirnya mengganti floppy disk

Salinan Floopy disk memang dirancang untuk 256 KB, tetapi bahkan ukuran data masih terlalu kecil untuk menyimpan data. Masalah-masalah ini dideteksi dengan mengganti floppy disk dengan compact disc (CD). Dipersembahkan oleh Sony dan Philips pada tahun 1979, penjualan CD melonjak ke pasar Asia. Tidak puas, CD juga berubah menjadi CD-Recordable dan CD-Rewriteable pada waktu itu.

USB Flash Drive jadi perangkat pencadangan data popular kini

USB flash drive dikembangkan tahun 1998 dan dapat diklasifikasikan sebagai perangkat baru. Ukurannya kecil, yaitu berkisar 7 cm pada waktu itu. Namun, flash drive dapat menyimpan data hingga 1 GB, memungkinkan orang untuk memasukkan banyak data di dalamnya. Melihat fitur-fitur ini tidak buruk jika menjadi salah satu alat paling baik dan dapat diandalkan untuk membuat cadangan data.

Kini cadangan data sudah dilakukan secara online

Baru-baru ini, perusahaan mengembangkan lebih banyak layanan untuk sistem cadangan online. Biasa dikenal sebagai sistem cloud. Ini dilakukan agar orang tidak lagi bingung dengan jumlah barang fisik. Seperti halnya media fisik, ada batasan untuk penyimpanan data online, dan Anda harus berlangganan terlebih dahulu untuk menerimanya. Kemampuan untuk membuat cadangan data masih berkembang. Menurut Anda bagaimana sistem cadangan ini di masa depan?